Archive

Archive for May, 2009

fENOMENA KRL JaboDEtaBEK


KRL JaboDetABek

Siapa yang ga tau dengan KRL JABODETABEK, Sarana Transpertasi Massal yang banyak digunakan oleh masyarakat Jakarta.

 

Menarik memang untuk disimak bagaimana perannya KRL ini sebagai sarana angkutan massal di Jakarta. Kita lihat satu per satu

1. Harga yang murah

KRL Jabodetabek adalah salah satu atau mungkin satu-satunya sarana transportasi yang PALING MURAH yang ada di BUMI JAKARTA, disaat melambungnya harga BBM, disaat kemacetan melanda di sudut-sudut kota jakarta, KRL menjadi pilihan alternatif bagi banyak elemen masyarakat di Jakarta

Fakta Harga Tarif KRL JAboDeTabek :

  • Bogor – Jakarta Rp.2000, Rp. 6000 (AC Ekonomi), Rp.11.000 (AC Express)
  • Jakarta – Bogor Rp. 2000, Rp. 6000 (AC Ekonomi), Rp.11.000 (AC Express)
  • Bekasi-Jakarta Rp. 1500, Rp. 5500 (AC Ekonomi), Rp.11.000 (AC Express)
  • Jakarta – Bekasi Rp. 1500, Rp. 6000 (AC Ekonomi), Rp.11.000 (AC Express)
  • Tanggerang-Jakarta Rp. 1000 Rp. 6000 (AC Ekonomi), Rp.11.000 (AC Express), (http://www.krl.co.id/index.php/Info-Tarif-KA-Commuter.html)

                                     

Hebatnya lagi Jangkauan jaringan REL KRL sudah menjangkau sampai di pinggiran kOta jakarta..BOGOR, JAKARTA KOTA, BEKASI, TANGGERANG, SERPONG, TANAH ABANG, LEMAH ABANG, SUKABUMI, TANJUNG PRIOK…

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, tarif KRL yang begitu murah menjadi primadona bagi banyak lapisan masyarakat dikala Harga BBM Membumbung tinggi dan Kemacetan yang ada di banyak sudut kota jakarta

 

2. Jadwal Keberangkatan

Selain Harganya yang murah KRL Jabodetabek pun punya jadwal keberangkatan yang cukup banyak di tiap jamnya,,lagi-lagi hal ini menjadi salah satu keunggulan KRL JAbodeTabek dibandingkan dengan sarana transportasi lainnya.

Hampir setian 15 menit sekali atau paling lama 30 menit KRL JAboDetabek sudah berada di tiap-tiap stasiun penyangganya untuk menaikturunkan penumpangnya,(http://www.krl.co.id/index.php/Info-Jadwal-KA-Commuter.html)

Dimulai dari jam 4 pagi, KRL Jabodetabek sudah mulai beroperasi dan akan berakhir pada jam 12 malam. Tentu saja hal ini sangat memanjakan masyarakat di Ibukota untuk mendapatkan sarana transportasi yang ada dan mudah ditemui di tiap jamnya

3. Fasilitas KRL EXPress

Mulai sekitar tahun 2000 KRL JABOdeTabek sudah banyak mengganti kereta2nya,.,.huaahaham, dan akhirnya hal ini bisa kita nikmati sekarang,,,KRL dengan AC, Bangkunya yang empuk,,,Ada Musiknya…dan lagi-lagi hal ini adalah daya tarik tersendiri bagi masyarakat ibukota dan pinggiran jakarta..

Lain dari KRL Ekonomi, ada yang namanya KRL Express dan KRL AC ekonomi,,dari segi keretanya sendiri KRL Express dan KRL AC eKONOMI,,Fasilitasnya pun berbeda…ada AC nya,, ada petugasnyaa,,ada speaker pengeras suara yang menandakan stasiun pemberhentian,,, 

 

images1

Kalo melihat gambar disamping dan diatas, berasa kan nyamannya menggunakan jasa KRL,,udah bersih,, ada ACnya,..,.dan ada petugas Pengamannya,.

 

4. Waktu tempuh yang relatif cepat 

Selain ketiga alasan diatas, Keunggulan KRL adalah cepatnya waktu tempuh dari stasiun ke stasiun, sebagai suatu perbandingan, kalo naek bis dari bogor sampae ke JakArta Kota bisa menghabiskan waktu 2 sampai 3 jam,, tapi dengan menggunakan KRL paling lama 1 1/2 jam kita sudah sampai,, atauu,, dengan menggunakan KRL Express,,hanya menghabiskan paling lama 1 jam,.,.,.hebat euuyy

okaay2,.,.,.segitu dulu deh,.,.next time pastinya gw akan nulis lanjutannya…….

Advertisements
Categories: Uncategorized

Pengaruh Pemanasan Global Bagi Indonesia


Perubahan pola cuaca yang terjadi belakangan telah mengakibatkan banyak hal. Hal itu tidak hanya memengaruhi pertanian yang bergantung pada musim, tapi juga menimbulkan berbagai jenis penyakit.

Perubahan cuaca tersebut hanya satu contoh dampak yang dilahirkan perubahan iklim global. Perubahan iklim global tidak hanya terjadi di Indonesia, namun hampir di semua belahan bumi. Tetapi, perubahan iklim itu juga disebabkan hal lain, yaitu pemanasan global (global warming).

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan. Penyebabnya, pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Pembakaran tersebut melepas karbondioksida (CO2), gas metan (CH4), nitrous oksida (N2O), hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs ), dan sulphur hexafluoride (SF6) di atmosfer yang dikenal sebagai gas rumah kaca (GRK).

Bagaimana dampak yang dirasakan Indonesia? Tidak dapat dimungkiri, kebijakan pemerintah mengimpor beras pada akhir 2006 dan awal 2007 ini adalah sebagai salah satu akibat dari tidak menentunya cuaca akibat pemanasan global. Hal itu diakui Menteri Pertanian Anton Apriantono. “Mau bagaimana lagi. Kita kan tidak bisa memprediksi kapan datangnya hujan,” ungkap Anton kepada Jawa Pos beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Sri Woro B. Harijanto mengungkapkan, sebenarnya Indonesia telah merasakan efek global warming dalam tiga tahun terakhir. Dia mencontohkan terlambatnya musim penghujan yang seharusnya sudah turun pada Oktober lalu. Namun, hingga Desember, hujan tak kunjung datang. Keterlambatan itu juga disertai dengan pendeknya periode hujan, namun intensitasnya tinggi. “Akibatnya, kemarin banjir melanda Jakarta dan sekitarnya,” ujar Woro.

Anomali itu, lanjut Woro, banyak pihak merasakan dampak negatifnya. “Terutama mereka yang mata pencahariannya bergantung pada cuaca, seperti petani dan nelayan,” jelasnya.

Dia menambahkan, khusus untuk Indonesia, fenomena yang terjadi saat ini lebih disebabkan pada rumitnya posisi geografis. Pengaruh itu terbagi atas pengaruh global dan pengaruh lokal. Pengaruh global disebabkan posisi Indonesia terletak di sekitar Samudera Pasifik dan Lautan Hindia.

Sementara itu, pengaruh lokal disebabkan topografi Indonesia. Letak Indonesia pada garis ekuator juga membuat sirkulasi khas yang memengaruhi cuaca. “Maka, kita harus hati-hati ketika berbicara tentang cuaca atau musim,” bebernya. Meski demikian, sesuai dengan tugasnya, BMG selalu melansir informasi yang terkait dengan cuaca tersebut untuk kepentingan maritim ataupun publik.

Pemanasan global akibat ulah manusia juga diakui Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. “Terpuruknya dunia ini akibat ulah manusia,” ujar Rachmat. Karena itu, manusia juga harus mengobatinya. “Manusia harus berusaha mengatasinya,” tambahnya.

Dulu, isu perubahan iklim belum ditanggapi serius oleh manusia. “Dulu hanya dianggap biasa saja. Padahal, ini berbeda dengan gempa misalnya,” katanya.

Dampak dari perubahan iklim sangat membahayakan kehidupan. Bahkan, menurut Rahmat, ancaman yang ditimbulkan lebih berbahaya daripada terorisme. Sebab, dampaknya akan menyebabkan kerusakan fatal di bumi pada beberapa dekade ke depan. “Bukan (ancaman) global terrorism tidak penting, tapi ini (climate change) lebih penting,” tukasnya.

Salah satu yang dimaksud dengan kerusakan fatal itu adalah ancaman bagi keanekaragaman hayati. Pasalnya, setiap spesies harus beradaptasi dengan perubahan iklim. Jika tidak, diperkirakan satu juta spesies akan punah.

Selain itu, di antara 17.500 pulau di Indonesia, sekitar 4.000 pulau akan tenggelam karena naiknya permukaan air laut ke daratan. Mengatasinya memang tidak mudah. Sebab, itu juga bergantung pada subjektivitas masing-masing negara dalam menyikapi perubahan iklim. “Tidak mudah karena perbedaan kepentingan antara negara maju dan negara berkembang. Mungkin saja Amerika bilang nggak apa-apa. Tetapi kita?” jelas mantan Dubes RI untuk Rusia tersebut. (joe)

Sumber: bbc

(http://www.globalwarmingindonesia.co.cc/index.php?option=com_content&task=view&id=21&Itemid=32)

Categories: Uncategorized Tags:

BUMN Track Interview: Auditor Tidak Bertugas Mencari Kesalahan


Dalam prinsip-prinsip keuangan, sebenarnya tidak ada sistem keuangan yang eksklusif. Hanya saja, munculnya istilah sistem keuangan BUMN lebih dikarenakan model pelaporannya yang di –create sedemikian rupa sesuai kebutuhan perusahaan negara.

Direktur Utama PKF Paul Hadiwinata mencoba mengurai berbagai kondisi keuangan BUMN. Semisal, laporan kinerja BUMN yang mungkin tidak untuk laporan keuangan perusahaan-perusahaan biasa. Contohnya laporan PKBL yang tidak ada di perusahaan swasta. Masih ada beberapa uraian lain mengenai peran pemerintah terhadap BUMN atau juga seluk beluk anggaran. Berikut beberapa pemikirannya yang coba dirangkai Yohanes Sigit dari BUMN Track.

PERAN AKUNTAN PUBLIK TERHADAP SISTEM KEUANGAN DI BUMN SUPAYA LEBIH TRANSPARAN DAN AKUNTABEL?

Mengenai peran akuntan publik terhadap sistem keuangan di BUMN, kami hanya melakukan pemeriksaan laporan keuangan perusahaan. Termasuk sistem dan internal control-nya. Jadi kalau memeriksa keuangan tidak hanya neraca rugi labanya saja yang diperiksa. Sistemnya juga harus di-review. Bagaimana sistem pembeliannya, mulai dari pembuatan order, penerimaan barang, pembayaran dan lain-lain. Pada dasarnya BUMN sudah mempunyai sistem yang cukup baik. Mereka tidak merasa sebagai stakeholder atau pemilik. Mereka menjadi bagian dari suatu sistem dan harus mampu mempertanggungjawabkan. Masalah akan timbul jika ada intervensi dari atas dengan adanya policy-policy titipan yang tidak menyangkut sistem. Artinya ada peran yang besar sekali dari regulator terhadap sistem yang dijalankan BUMN.

BAGAIMANA ANDA MELIHAT PERAN REGULATOR SELAMA INI?

Peran regulator sangat besar. Regulator merupakan kepanjangan tangan dari kementerian. Pengangkatan direksi dan komisaris ditentukan oleh Kementerian Negara BUMN. Ada juga kepentingan dari menteri keuangan. Kenyataannya, karena ada yang mengatur, bawahnya harus mengikuti. Benturan ini tentu akan terjadi jika ada titipan-titipan dari atasan. Maka, dibutuhkan profesionalisme BUMN itu sendiri menghadapi titipan tersebut. Konsekwensinya kehilangan pekerjaan atau mereka harus berjuang. Itu tentu akan mengganggu kinerja. Kalau dampaknya kecil, mungkin tidak ada masalah. Tapi, yang namanya intervensi, dampaknya pasti besar sekali.

LANTAS?

Untuk mengatasi masalah ini kadang-kadang sulit. Saya lihat pemerintah punya kepentingan sendiri. Sedangkan BUMN punya misi juga yang kadang-kadang tidak sejalan dengan pemerintah. Untuk menghilangkan intervensi sepertinya tidak mungkin. Namun untuk meminimalisasi hal tersebut, imbauan menteri keuangan untuk tidak rangkap jabatan antara orang pemerintah dengan BUMN sudah tepat sekali. Mereka sebagai profesional tidak mungkin menjalankan fungsinya sebagai operator dan regulator sekaligus. Jika ada sesuatu terjadi, mereka tidak bisa mengatakan ‘saya tidak bertanggung jawab’ walaupun dalam posisi sebagai komisaris yang tidak aktif dalam perusahaan. Mereka tetap mempunyai tanggun jawab, karena komisaris juga merupakan bagian dari perusahaan. Tapi, di lain pihak, mereka merupakan bagian dari regulator yang dititipkan di BUMN.

MENURUT MENTERI NEGARA BUMN, RANGKAP JABATAN ADA YANG DIPERLUKAN UNTUK EKSPANSI DAN PENGEMBANGAN PERUSAHAAN?

Pemegang saham memang harus mewakili untuk menertibkan orang-orang yang duduk sebagai komisaris. Tapi, apakah BUMN kekurangan orang, sehingga harus saling rangkap? Apakah sebagai regulator masih punya waktu untuk mengerjakan hal-hal di luar tugas utamanya? Padahal, pekerjaannya membutuhkan konsentrasi yang besar. Kalau tidak bisa membagi waktu, tentu harus ada yang dikorbankan. Saya rasa rangkap jabatan terlalu berat, karena yang rangkap jabatan adalah orang-orang yang punya kemampuan. Secara pekerjaan, dengan adanya rangkap jabatan, konsentrasi akan hilang.

APAKAH SELAMA INI ANDA SERING MELIHAT ADANYA DUPLIKASI ANGGARAN DI BUMN?

Saya tidak melihat adanya duplikasi anggaran. Yang saya tahu BUMN untuk pengembangan usaha dan ekspansi tidak meminta aggaran dari negara, karena merupakan suatu entiti terpisah dari negara. Kalau negara terlibat, keterwakilannya dimasukkan dalam kepentingan pemegang saham. Kecuali ada bidang-bidang yang dibutuhkan intervensi pemerintah. Karena mekanisme bisnis yang normal tidak jalan. Misalnya harga pupuk Rp1.000, tapi pemerintah menetapkan harga Rp200. Selisih harga tersebut ditanggulangi pemerintah dalam bentuk subsidi. Dana subsidi itu sudah disertakan pemerintah melalui BUMN.

BAGAIMANA MENYUSUN ANGGARAN YANG BAIK?

Anggaran yang baik harus melihat program kerja perusahaan. Apa target yang akan dicapai perusahaan tersebut dalam tahun ini atau lima tahun ke depan. Bahkan, kalau mungkin target dalam sepuluh tahun mendatang. Program kerja menjadi master plan yang diterjemahkan dalam detail plan tahunan termasuk anggarannya. Beberapa BUMN belum mempunyai rencana anggaran jangka panjang yang jelas karena adanya instruksi-instruksi pemerintah yang perlu penjabaran. Sedang untuk menjabarkan hal tersebut juga membutuhkan dana.

BISA DICONTOHKAN?

Misalnya untuk perusahaan semen, mereka harus ada studi kelayakan untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan semen, pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia tiap tahunnya. Dari situ bisa ditetapkan berapa besaran jumlah peningkatan produksi yang dapat dilakukan. Untuk meningkatkan produksi juga harus diperhitungkan sumber dananya. Apakah akan memakai dana internal ataukah menggunakan dana eksternal perusahaan yang bisa diperoleh dari pinjaman maupun investor. Secara makro, ekonomi dunia dan peran pemerintah mempengaruhi keputusan perusahaan dalam membuat master plan. Kita juga harus melihat perkembangan yang ada. Orang tidak memperkirakan adanya krisis global ini yang mengakibatkan penurunan jumlah permintaan produk. Ini hal yang normal dalam menjalankan perusahaan. Jadi, saat krisis global seperti ini, perusahaan melakukan perampingan adalah hal yang sah dilakukan untuk mempertahankan eksistensi perusahaan. Dalam membuat master plan harus melihat faktor yang makro antara lain pemerintah dan internasional. Jika terjadi kesalahan prediksi pemerintah bisa mengakibatkan perusahaan terpengaruh. Tapi jika regulator menganggap BUMN harus menjadi alat dari regulator, maka kesalahan tidak bisa diserahkan sepenuhnya terhadap BUMN.

BAGAIMANA ANDA MELIHAT PEMBERIAN BONUS TERHADAP KARYAWAN?

Pemberian bonus atas prestasi kerja merupakan hal yang wajar dan sah-sah saja, tergantung pelaksanaannya. Jika dilakukan secara wajar, tidak ada masalah, selama pekerja itu memang mempunyai prestasi. Pemberian bonus merupakan penghargaan terhadap kinerja karyawan yang bisa memacu peningkatan kinerja perusahaan. Besaran bonus yang diberikan tergantung pada sistem pengawasan dan keuntungan yang diperoleh perusahaan tersebut. Tidak mungkin perusahaan yang rugi akan memberikan bonus terhadap karyawan. Negara ini sebenarnya salah kaprah. Di luar negeri tidak mengenal tunjangan hari raya. Jika ingin berlibur, mereka harus menabung.

DALAM PROSES AUDITING BUMN, KESALAHAN APA YANG SERING TERJADI?

Sebagai auditor, kami tidak bertugas mencari kesalahan. Tujuan pemeriksaan adalah mencari kewajaran laporan keuangan. Yang biasa terjadi dalam laporan adalah salah catat, baik yang disengaja ataupun tidak. Kami juga bertugas mencari adanya manipulasi dalam sebuah perusahaan, baik di level atas atau bawah. Jika manipulasi di tingkat bawah biasanya dalam jumlah kecil dan mudah terdeteksi. Jika di level atas jumlahnya biasanya besar dan merugikan perusahaan. BUMN sudah mempunyai mekanisme untuk pencegahan tersebut.

SANKSI TERHADAP SETIAP KESALAHAN?

Kita harus melihat keputusan diputuskan oleh siapa? Direksi tidak bisa mengambil keputusan sendiri, masih ada komisaris yang memberikan pertimbangan. Setiap keputusan tentunya sudah disetujui oleh pemegang saham.

SARAN TERHADAP BUMN?

Sebagai akuntan publik tidak punya hak memberi usulan mengenai efisiensi yang harus dilakukan terhadap BUMN. Tugas kami memeriksa dan melakukan general audit lalu memberikan opini mengenai kewajaran terhadap laporan keuangan. Kalau konsultan bisa memberikan saran. Itu pun tergantung pada industrinya.

SARAN TERKAIT KRISIS EKONOMI?

Untuk menghadapi krisis, perusahaan harus realistis. Kalau memilih mundur itu bukan berarti mati. Kalau memang perlu mengecilkan tingkat produksi dan mengurangi jumlah karyawan, juga harus bisa diterima. Jangan ada asumsi bahwa buruh tidak boleh diberhentikan atau dikurangi dan THR harus dikeluarkan. Siapa yang akan membayar? Jadi sah-sah saja kalau ada PHK, karena perusahaan bukan lembaga sosial. Kalau BUMN mau kompetitif, mereka harus profesional. Pengurangan karyawan merupakan bagian dari memperkuat diri. Kalau perusahaan kuat, tentunya akan maju lagi dan akan merekrut orang lagi. Dari pada harus mati dan tidak bisa maju lagi. Kalau dilihat, perusahaan-perusahaan besar juga selalu outsourcing untuk menekan biaya. Seperti perusahaan-perusahaan di Amerika, mereka outsourcing ke India yang harganya lebih murah. Sekarang dunia tidak bundar lagi, sudah flat. Salesnya di Amerika, administrasi di India, pabriknya di Cina. Itu semua interkoneksi yang bisa dicek setiap saat. Kalau pabriknya di Amerika, administrasinya di Amerika mereka tidak bisa jual barangnya.

SAMA HALNYA DALAM PERLUASAN INVESTASI JUGA?

Sama saja. Jangan kita berpikir curiga. Kita harus lihat latar belakangnya. Kalau BUMN mau investasi harus dilihat latar belakangnya juga. BUMN bisa dilihat dari misinya. Jadi jangan BUMN yang bergerak di perminyakan membangun hotel. Karena tidak ada hubungannya.

FAKTOR APA YANG HARUS DILIHAT OLEH BUMN DALAM BERINVESTASI?

Krisis moneter di Amerika dan Eropa, yang merupakan konsumen terbesar dunia, sangat berpengaruh pada produsen. Antara lain Indonesia yang export oriented. Dengan krisis ini permintaan pasti akan berkurang. Berbeda dengan kebijakan Cina yang menyediakan dana besar untuk menyediakan pembangunan di negaranya yand dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakatnya. Artinya mereka memindahkan permintaan pasar luar ke dalam negeri.

ARTINYA KEPUTUSAN PEMERINTAH MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DALAM NEGERI MERUPAKAN HAL REALISTIS?

Membangun infrastruktur adalah keharusan. Tanpa infrastruktur swasta juga tidak mau masuk, sehingga perkembangan tidak ada. Tapi di lain pihak, pembangunan infrastruktur itu menciptakan lapangan kerja. Masalahnya apakah negara ini mempunyai cukup dana untuk melakukannya.

Pengembangan infrastruktur yang dibutuhkan saat ini adalah pengairan. Dalam proses pembuatannya dibutuhkan besi dan semen. Dengan adanya permintaan tersebut, pabriknya akan berproduksi dan membutuhkan karyawan lagi. Itu akan menciptakan lapangan kerja. Karyawan tersebut tentunya akan mempunyai pendapatan yang dapat digunakan untuk belanja. Sedangkan saluran air yang dibuat tersebut dapat digunakan petani untuk mengairi sawahnya. Produksi sawah meningkat, income petani akan meningkat. Proyek-proyek seperti itu yang mesti dibuat oleh pemerintah. Jangan membuat proyek-proyek mercusuar.

BAGAIMANA DENGAN PROYEK JALAN TOL?

Proyek jalan tol sebetulnya dibuat untuk kelancaran lalu lintas dan diperuntukkan bagi orang yang mampu membayar. Bagi yang tidak mampu bayar pemerintah atau developer harus menyediakan suatu jalan yang mungkin tidak selancar jalan tol. Yang ideal seperti di Cina. Jalan lebarnya 60 meter yang dibangun pemerintah.

PROYEK APALAGI YANG BISA MEMINDAHKAN DEMAND KE DALAM NEGERI?

Kalau saya melihat adalah pengairan karena negara kita adalah negara pertanian. Sekitar 80% rakyat Indonesia hidup dari pertanian. Berapa besar saluran pengairan dan bendungan-bendungan yang dibangun pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Yang ada saat ini adalah bendungan-bendungan lama semua. Jadi uang pemerintah digunakan untuk menciptakan prasarana. Dari prasarana tersebut tercipta lapangan kerja dan rakyat mendapat uang. Setelah mendapat uang tentunya income akan meningkat. Dengan peningkatan daya beli tersebut pabrik-pabrik akan terus berproduksi dan tetap bisa membayar pekerjanya. Dengan tetap berproduksinya pabrik-pabrik tersebut pemerintah bisa memperoleh pendapatan dari pajak yang disetor. Sebetulnya tidak terlalu rumit kalau tidak dipolitisasi. Dengan bagi-bagi uang akan menciptakan suatu bangsa yang tergantung terus.

APALAGI YANG HARUS DILAKUKAN AGAR INVESTASI BERKEMBANG?

Kita harus meningkatkan daya beli. Caranya pemerintah harus menciptakan lapangan kerja yang bisa menghasilkan juga infrastruktur. Jadi jangan bagi-bagi duit seperti BLT. Bisa saja mereka diajak kerja bakti membuat jalan. Yang ikut kerja bakti diberi upah. Setelah pekerjaan selesai, selain mendapatkan uang mereka juga mempunyai jalan.

http://www.pkfhadiwinata.com/index.php?id=10567-

Categories: Uncategorized

BUMN Track: PKF Hadiwinata – Auditor Andalan Sejumlah BUMN


Bermodal nama baik, KAP. Drs. Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono & Rekan (PKF Hadiwinata) dipercaya menangani audit sejumlah BUMN. Namun terkenal di tingkat Internasional, bukan semata jaminan. Sebagai anggota PKF International Ltd – perusahaan Akuntan Publik yang kantor pusatnya di London – Inggris, para auditornya selalu dijejali dengan berbagai training

PKF Hadiwinata yang berdomisili di Jalan Barito II No 31, Jakarta Selatan, sudah 18 tahun menjadi member dari PKF International Ltd yang memiliki member di 120 negara.

Intense of quality yang dimiliki PKF berstandar Internasional dengan mengikuti konferensi penilaian kualitas. PKF secara internasional terikat karena laporan keuangan suatu perusahaan dipakai tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Sampai saat ini sudah sekitar 20 perusahaan go public yang ditangani PKF.

Sebagai akuntan publik, PKF Hadiwinata yang memiliki lebih dari 200 pegawai di Jakarta dan 30 di Surabaya ini, juga mengikuti standar Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Khusus untuk luar negeri, PKF menjalin kerjasama dengan anggotanya, baik di Asia, Australia dan Amerika. Laporan yang disusun juga disesuaikan dengan aturan perundang-undangan di Indonesia.

Penilaian terhadap perusahaan yang diaudit adalah mencari kewajaran mengenai laporan keuangan. Sebab, dalam akuntansi, selain ada transaksi yang bersifat mutlak, ada juga yang bersifat taksiran. Karena itu, hasil audit yang diberikan perusahaan akuntan publik hanya memberi opini yang menyatakan laporan keuangan perusahaan tersebut wajar atau tidak. “Tentu saja, hasil itu akan banyak berpengaruh pada pasar saham sebagai acuan para pialang” ujar Paul Hadiwinata, Managing Partner PKF Hadiwinata.

Perusahaan yang akan melakukan penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering – IPO), harus atraktif bagi perusahaan sekuritas yang menjadi underwriter yang dapat menentukan datangnya investor bagi perusahaan tersebut. Investor membutuhkan laporan akuntan publik untuk memberikan penilaian dan opini mengenai kewajaran laporan keuangan perusahaan yang dapat diterima ole investor lokal dan asing.

AUDITOR ANDAL

Menurut Paul, auditor harus memiliki ilmu yang lebih luas dibanding akuntan biasa, karena yang diaudit bukan hanya buku, tapi seluruh proses di perusahaan. Maka, bagi karyawan baru PKF yang lolos seleksi, akan diikutsertakan dalam berbagai training sampai mereka mampu. Bahkan, ada pula yang diberi kesempatan mengikuti training lanjutan di luar negeri. Ini merupakan bagian dari investasi perusahaan.

Paul menjelaskan di PKF ada jenjang  auditor untuk meniti karier sebagai akuntan publik. Mulai dari level junior, semi senior, senior, manajer, sampai menjadi partner. Setiap orang yang memulai sebagai junior punya kesempatan untuk menjadi partner, jika mampu mengikuti jenjang tersebut. “Inilah yang membedakan dengan perusahaan lain.”

Sampai saat ini, karyawan yang pernah mengikuti training di PKF Hadiwinata sudah mencapai ribuan orang. Hal ini diakui Paul sebagai salah satu tugas kantor pusat untuk mendidik para karyawan agar lebih terampil dalam bekerja. Biasanya karyawan yang sudah bekerja tiga sampai lima tahun di PKF Hadiwinata dan pindah ke tempat lain, sudah dipercaya sebagai chief accountant atau jadi internal auditor.

Dalam perjalanannya, BUMN yang pernah diaudit oleh PKF Hadiwinata adalah JIEP, KAI, PUPUK KALTIM, RNI dan beberapa anak perusahaannya, BALAI PUSTAKA, PERHUTANI dan DANAREKSA. Menurut penilaian PKF Hadiwinata, beberapa BUMN memiliki pelaporan administrasi dan pembukuan yang baik serta profesionalitas yang tinggi, karena adanya pengawasan  pemerintah.

“Kami cukup senang bekerjasama dengan BUMN, karena mereka kooperatif dan sangat menghargai pekerjaan auditor. Harapan ke depan terhadap BUMN, agar bisa lebih memberikan penghargaan kepada akuntan publik, minimal sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan IAPI.

Kami ingin bekerja dengan baik karena modal yang kami miliki hanyalah nama baik.” katanya.


http://www.pkfhadiwinata.com/index.php?id=10565

Categories: Uncategorized