Archive

Archive for April, 2008

kontroversi film Fitna, dan reviewnya


Geert Wilders, adalah pembuat film FITNA,.,yang bagi banyak umat muslim di dunia film ini sangatlah kontroversial. Jika dilihat secara sekilas saja, film ini banyak menghujat Al-Quran, atau yang dalam bahasa belandanya wilders meyebutnya KORAN. Bebagai kontra pendapat dan aksi kontra dari bermacam-macam organisasi islam, LSM, FPI, sampai-sampai pemerintah Indonesia dan bayka negara Islam mengutuk film ini.

Aksi penolakan terhadap film FITNA juga merembet kepada banyak aksi-aksi yang telah dilakukan baik dari level oraganisasi sampai ke level negara. BLOKIR SMUA PRODUK DARI BELANDA, STOP PENYEBARAN FILAM FITNA, TUTUP YOUTUBE, TUTUP LIVELEAK. Itulah beberapa aksi peniolakan yang sempat dan akan dilakukan oleh banyak pihak daRI dalam Indonesia dan Negara Islam di dunia.

Aksi penolakan film FITNA itu, bukan merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Beberapa tahu lalu, ketika Indonesia dikejutkan dengan bom bali 1 dan 2 yang berujung dengan banyaknya korban wisatawan turis asing maupun domestik.

LONG ROAD TO HEAVEN, adalah salah satu film yang di blokir oleh pemerintah Indonesia yang juga dianggap menghina ISLAM. Secara nyata film ini berusaha mengulang kembali apa yangada di balik tragedi bom bali 1 dan bom bali 2. Dalam film tersebut dikisahkan para teroris yang semuanya menggunakan atribut ISLAM, dan memang dikisahkan teroris tersebut adalah ISLAM, berencana untuk mengebom bali yang dianggap sebagai kota yang penuh kemaksiatan.

Alhasil, film yang digarap oleh kerjasama Indonesia dengan pemerintah Australia tersebut DIBLOKIR,.,dan dilarang beredar di 21. Tapi copy film nya banyak ditemui di rental-rental terdekat (halah)

Menyikapi atas apa yang telah terjadi di Indonesia, blokir terhadap 2 Film tersebut. Menurut pandangan subjuktif pribadi saya, kenapa semua tulisan, film, opini, dll yang dianggap menghina ISLAM, banyak diblokir. Masih dari pandangan pribadi saya lagi, apa mungkin( karena Indonesia komposisi penduduk muslim lebih dari 85%, terbesar di seluruh dunia) populasi yang sebesar itu tidak ingin semua yang mengungkapkan tentang SORY SEBELUMNYA “kebobrokan islam” ingin dihapuskan,.atau paling tidak smuanya itu tidak beredar di Indonesia. Lagi-lagi menurut pandangan subjektif saya, hal ini mungkin menyangkut tentang populasi tersebut. Dimana islam tidak ingin kehilangan power dan tidak ingin kehilangan pengikutnya di Indonesia, dan cara yang paling mungkin adalah dengan meniadakan semua yang berhubungan dengan publikasi “kejelekan islam”

AYAT-AYAT CINTA.

Film yang satu ini menceritakan tentang ISLAM adalah agama yang penuh kasih sayang, dimana sutradaranya membuat film ini begitu “perfect”. Alhasil banyak pihak yang menganggap film ini adalah salah satu senjata atau kendaraan untuk menunjukkan islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Dari sisi politisnya film ini dibuat ditengah pemberitaan masa tentang terorisme dan islam. Dan diharapkan film ini di Indonesia dapat mengubah perspektif tentang islam yang sarat dengan kekerasan atau terorisme.

Pengakuan ALI MAKRUS, juga banyak diblokir

ALI MAKRUS adalah salah satu petinggi FPI di region jawa timur, dan kalo temen-temen sempat melihat acara “pemburu hantu” dan sejenisnya, ali makrus adalah seorang yang ada untuk meng-backup ustadz yang lain yang sedang menangkap hantu.

Pengakuan ALI MAKRUS di Indonesia juga cukup kontroversial, dimana rekaman video dan rekaman suara yang telah beredar luas di masyarakat juga diblokir dan jangan sampai tersebar luas. ALI MAKRUS adalah salah satu orang no 1 FPI di jawa timur, ia menceritakan pengalamannya bertemu yesus yang membuat ia pindah keyakinan menjadi kristen, Dalam pengakuan tersebut ALI MAKRUS banyak menyebutnyan tentang sory sekali lagi “kelemahan islam”, dia menyebutkan secara sistematis. Karena kontroversialnya ALI MAKRUS yang sebelumnya adalah kyai atau ustadz dan salah satu petinggi islam beredar isu di masyarakat bahwa ia sudah di-bunuh. Dan sampai sekarang pemberitaannya pun jarang di publikasikan di media, dan ALI MAKRUS sudah hilang, entah di-bunuh atau di-pindahkan. tidak tahu saya ?

Menilik dari 3 media tersebut jelas bahwa perang media pada saat sekarang sangat memberi kontribusi yang tinggi dalam perpecahan agama. Media yang dianggap bisa digunakan untuk menjembatani keresahan masyarakat tentang ke-tidak-lengkapan suatu pemberitaan yang didapat oleh masyarakat (untuk menjadi lebih jelas) kadang bertindak tidak sesuai yang diharapkan.

Perektif satu pihak banyak sekali muncul dalam sebuah pemberitaan, yang mana perspektif satu pihak tersebut banyakmenyinggung pihak lain yang mempunyai pendangan yang berbeda. Sisi politis adalah salah satu yang mempengaruhi pemberitaan di media. Larisnya suatu pemberitaan dan tingginya rating menjadi salah satu incaran yang harus media capai dengan berbagai cara supaya suatu entitas media bisa populer di kalangan masyarakat.

Kontroversi tentang film fitna, film ayat-ayat cinta dan pengakuan ali makrus, buat aku bukan merupakan suatu yang penting. Perpecahan agama yang sangat mungkin terjadi harusnya bisa dihindari, karena dalam UU RI 1945 kebebasan diatur disana. Lebih lanjut dari sisi teologisnya, agama adalah sebuah kendaraan untuk mencapi suatu kesempurnaan. ISLAM, KRISTEN, KATHOLIK, HINDU, BUDHA, KONGHUCU, ATHEIS (yang mengahui the highest power), ANGLICAN, SHINTO, adalah cara untuk mencapai kesempurnaan hidup yang akan kita rasakan setelah kita dipanggil Tuhan, atau ALLAH, atau BUDHA, atau YESUS, atau siapa dan apa lah setiap agama menyebut tuhannya masing-masing (bebas)

Jadi akhir dari tulisan ini saya lebih menekankan bahwa kita hidup di duniA bukan untuk AGAMA, tetapi untuk TUHAN, dan AGAMA adalah salah satu cara untuk hidup dan dan mengabdikan hidup kita kepada TUHAN. Sangat mungkin perbedaan di setiap agama tejadi, tetapi menurut saya TUHAN yang mempunyai banyak sebutan tidak ada perbedaan antara agama yang satu dengan yang lain, TUHAN TIDAK MENGHENDAKI PEMBUNUHAN (mana mungkin tuhan tanya pada saat peradilan terakhir : “berapa orang yang sudah kamu BUNUH??, tettapi tuhan akan bertanya: “PERBUATAN BAIK APA YANG TELAK KAMU LAKUKAN UNTUK SESAMAMU HAI MANUSIA??), TIDAK MENGHENDAKI PERANG, SALING HUJAT, SALING HINA, SALING TEROR, tetapi aku yakin Tuhan sangat menhendaki kita, umatnya yang hidup di dunia ini dengan DAMAI, SALING MENGHARGAI, SALING MENCINTAI, SALING MEMBERI, SALING BERGANDENGAN TANGAN, untuk kesempurnaan hidup.

 

 

Categories: Uncategorized Tags:

dampak global warming

April 20, 2008 1 comment

Perubahan pola cuaca yang terjadi belakangan telah mengakibatkan banyak hal. Hal itu tidak hanya memengaruhi pertanian yang bergantung pada musim, tapi juga menimbulkan berbagai jenis penyakit.

Perubahan cuaca tersebut hanya satu contoh dampak yang dilahirkan perubahan iklim global. Perubahan iklim global tidak hanya terjadi di Indonesia, namun hampir di semua belahan bumi. Tetapi, perubahan iklim itu juga disebabkan hal lain, yaitu pemanasan global (global warming).

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan. Penyebabnya, pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Pembakaran tersebut melepas karbondioksida (CO2), gas metan (CH4), nitrous oksida (N2O), hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs ), dan sulphur hexafluoride (SF6) di atmosfer yang dikenal sebagai gas rumah kaca (GRK).

Bagaimana dampak yang dirasakan Indonesia? Tidak dapat dimungkiri, kebijakan pemerintah mengimpor beras pada akhir 2006 dan awal 2007 ini adalah sebagai salah satu akibat dari tidak menentunya cuaca akibat pemanasan global. Hal itu diakui Menteri Pertanian Anton Apriantono. “Mau bagaimana lagi. Kita kan tidak bisa memprediksi kapan datangnya hujan,” ungkap Anton kepada Jawa Pos beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Sri Woro B. Harijanto mengungkapkan, sebenarnya Indonesia telah merasakan efek global warming dalam tiga tahun terakhir. Dia mencontohkan terlambatnya musim penghujan yang seharusnya sudah turun pada Oktober lalu. Namun, hingga Desember, hujan tak kunjung datang. Keterlambatan itu juga disertai dengan pendeknya periode hujan, namun intensitasnya tinggi. “Akibatnya, kemarin banjir melanda Jakarta dan sekitarnya,” ujar Woro.

Anomali itu, lanjut Woro, banyak pihak merasakan dampak negatifnya. “Terutama mereka yang mata pencahariannya bergantung pada cuaca, seperti petani dan nelayan,” jelasnya.

Dia menambahkan, khusus untuk Indonesia, fenomena yang terjadi saat ini lebih disebabkan pada rumitnya posisi geografis. Pengaruh itu terbagi atas pengaruh global dan pengaruh lokal. Pengaruh global disebabkan posisi Indonesia terletak di sekitar Samudera Pasifik dan Lautan Hindia.

Sementara itu, pengaruh lokal disebabkan topografi Indonesia. Letak Indonesia pada garis ekuator juga membuat sirkulasi khas yang memengaruhi cuaca. “Maka, kita harus hati-hati ketika berbicara tentang cuaca atau musim,” bebernya. Meski demikian, sesuai dengan tugasnya, BMG selalu melansir informasi yang terkait dengan cuaca tersebut untuk kepentingan maritim ataupun publik.

Pemanasan global akibat ulah manusia juga diakui Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. “Terpuruknya dunia ini akibat ulah manusia,” ujar Rachmat. Karena itu, manusia juga harus mengobatinya. “Manusia harus berusaha mengatasinya,” tambahnya.

Dulu, isu perubahan iklim belum ditanggapi serius oleh manusia. “Dulu hanya dianggap biasa saja. Padahal, ini berbeda dengan gempa misalnya,” katanya.

Dampak dari perubahan iklim sangat membahayakan kehidupan. Bahkan, menurut Rahmat, ancaman yang ditimbulkan lebih berbahaya daripada terorisme. Sebab, dampaknya akan menyebabkan kerusakan fatal di bumi pada beberapa dekade ke depan. “Bukan (ancaman) global terrorism tidak penting, tapi ini (climate change) lebih penting,” tukasnya.

Salah satu yang dimaksud dengan kerusakan fatal itu adalah ancaman bagi keanekaragaman hayati. Pasalnya, setiap spesies harus beradaptasi dengan perubahan iklim. Jika tidak, diperkirakan satu juta spesies akan punah.

Selain itu, di antara 17.500 pulau di Indonesia, sekitar 4.000 pulau akan tenggelam karena naiknya permukaan air laut ke daratan. Mengatasinya memang tidak mudah. Sebab, itu juga bergantung pada subjektivitas masing-masing negara dalam menyikapi perubahan iklim. “Tidak mudah karena perbedaan kepentingan antara negara maju dan negara berkembang. Mungkin saja Amerika bilang nggak apa-apa. Tetapi kita?” jelas mantan Dubes RI untuk Rusia tersebut.

http://www.globalwarmingindonesia.co.cc/index.php?option=com_content&task=view&id=21&Itemid=32

Categories: Uncategorized Tags: ,

dampak pemanasan global bagi indonesia

April 19, 2008 1 comment

Pemanasan Global yang bermuara pada perubahan iklim khususnya di negara kita sungguh memiliki dampak yang sangat serius. IPCC menyatakan bahwa kenaikan suhu Bumi periode 1990 – 2005 antara 0.15 – 0.13 derajat Celcius, jika kondisi ini dibiarkan maka diprediksikan periode 2050 – 2070 suhu Bumi akan naik pada kisaran 4,2 derajat Celcius. Padahal Emil Salim bilang jika naik 2 derajat Celcius saja maka kehidupan di Bumi akan bubar.

Dampak yang ditimbulkan bagi negara kita jika tanpa ada upaya pencegahan maka kita akan kehilangan 2.000 pulau karena air laut akan naik pada ketinggian 90 cm. Tadinya kita memiliki 17.504 pulau tapi kini tinggal 17.480 pulau oleh sebab naiknya air laut dan usaha penambangan. Kehilangan asset 2.000 pulau akan luar biasa dampaknya yang berujung pada penyempitan wilayah kedaulatan RI.

Juga kenaikan air laut akan menurunkan pH air laut ; setiap kenaikan 14 – 43 cm maka pH air laut akan turun dari 8,2 menjadi 7,8 – akibat seriusnya akan menghambat pertumbuhan dan akhirnya akan mematikan biota dan terumbu karang. Ujung-ujungnya adalah dampak ekonomis dengan terjadinya pola perubahan habitat, migrasi dan populasi ikan serta hasil laut lainnya.

Lebih lanjut lagi ancaman serius bagi kota-kota pesisir seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya misalnya. Akan banyak wilayah pesisir perkotaan akan terendam dan akan terjadi pergeseran wilayah pantai. Karena setiap kenaikan 10 cm air laut akan menggenangi 10 meter persegi wilayah pesisir. Hal ini tentu akan berimplikasi pada akibat sosial ekonomi masyarakat.

Hal lain adalah soal ketahanan pangan. Saat ini saja misal di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat. DAS Citarum dengan luas wilayah 6.080 km2 dan dengan panjang sungai 269 km nyatanya tidak memberikan kontribusi baik untuk mengairi areal persawahan. Maklum sepanjang DAS Citarum ada 11 juta jiwa bermukim dan 10.000 perusahaan yang memanfaatkan Citarum. Akibatnya terlihat produktifitas padi Tahun 2005 adalah 9.787.217 ton menjadi 9.418.572 ton pada Tahun 2006. Jadi ada penurunan sebesar 368.645 ton padi.

Hal serupa juga sama dengan DAS Brantas di Jawa Timur. Tahun 2006 produksi padi sebesar 9.346.947 ton menjadi 9.126.356 ton pada Tahun 2007. Ada penurunan sebesar 220.519 ton. Dan di Jawa Tengah juga sama dari 8.729.291 ton (2006) menjadi 8.378.854 ton (2007), penurunan sebesar 350.436 ton.

Ketahanan pangan memang menjadi salah satu titik perhatian utama ; sebab kelangsungan negara ini tentu bertumpu pada ketersediaan padi disamping alternatif bentuk pangan lain seperti umbi-umbian dan biji-bijian. Akan tetapi dengan menurunnya dukungan sungai-sungai sepanjang lumbung padi pulau Jawa ini, hal yang perlu dicermati adalah bagaimana menjaga serta memelihara seluruh DAS yang kita miliki sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih baik pada dekade sebelumnya.

Akibat Pemanasan Global juga akan memicu masalah kesehatan masyarakat. Karena suhu makin hangat, maka dengan sendirinya jentik nyamuk DB (Demam Berdarah) dan Malaria akan memiliki siklus hidup yang lebih pendek dan masa inkubasi penularan yang lebih singkat. Maka ledakan populasi nyamuk berbahaya ini akan bersifat lethal bagi masyarakat. Termasuk juga jenis penyakit lainnya seperti Diare, Leptospirosis, Asma, Kanker Kulit dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (COPD).

Lebih lanjut Kompas, 01.12.2007 menyarikan dampak Pemanasan Global bagi negara kita akan meliputi  :
Perubahan Iklim

– Peningkatan temperatur Bumi
– Curah hujan yang lebih lebat

Pertanian

– Mengubah pola presipitasi, penguapan, air limpasan
  dan kelembaban tanah
– Risiko terjadionya ledakan hama dan penyakit tanaman
– Terancamnya ketahanan pangan

Kelautan

– Naiknya permukaan air laut (bisa menenggelamkan
  daerah pesisir yang produktif)
– Pemanasan air laut yang mempengaruhi keanekaragaman
  hayati laut
– Peningkatan jumlah penyakit yang dibawa melalui air dan
  vektor

Satwa

– Perubahan habitat. Hilangnya daerah pesisir berakibat pada
  keanekaragaman hayati serta migrasi penduduk yang hidup
  di kawasan ini
– Penurunan populasi amfibi secara global

Jadi jelaslah kini masalah Pemanasan Global memiliki dampak sangat serius bagi kelangsungan kehidupan dan penghidupan bangsa kita serta umat manusia umumnya di Bumi ini.  Oleh sebab itu marilah kita mulai dengan diri kita sendiri untuk mengubah gaya hidup kita sendiri dengan cara sederhana seperti mematikan dua titik lampu listrik antara pukul 17.00 s/d 22.00, membuat sumur resapan, hemat energi dengan cara selektif menggunakan peralatan elektronik, mengurangi pemakaian mobil pribadi, mengurangi pemakaian kemasan plastik, memilah dan mengelola sampah rumah tangga, menanam pohon di halaman rumah dan banyak hal lain. Karena tanpa dimulai dari diri kita sendiri, masyarakat dan bangsa kita tidak akan berubah dan pada akhirnya semua manusia di Bumi tidak juga akan berubah. Mari kita mulai hari ini juga.    

Sumber : Kompas, Gatra dan lainnya.(http://handy.hagemman.com/index.php/2007/12/01/dampak-pemanasan-global-bagi-indonesia/)

Categories: Uncategorized Tags:

LOMBA KARYA ILMIAH MAHASISWA


Tema
“MENJAGA LINGKUNGAN DEMI MASA DEPAN”

Bidang-Bidang LKIM dan Sub-Tema

1. Bidang Sosial

•  Krisis lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan
•  Peranan hukum dalam mengatasi kasus illegal logging
•  Urgensi fiqih dan tafsir lingkungan sebagai dasar pengelolaan lingkungan
•  Pengembangan model pendidikan berbasis lingkungan
•  Implikasi kerusakan lingkungan terhadap perekonomian Indonesia

2. Bidang Eksakta

•  Peranan ilmu dasar dalam manajemen lingkungan
•  Pemanfaatan teknologi untuk mengatasi masalah lingkungan
•  Menjaga keseimbangan ekosistem dalam menjalankan roda industri
•  Pengembangan sumber energi alternatif ramah lingkungan
•  Strategi penyelematan kesehatan masyarakat di lingkungan industri dan perkotaan
•  Pengembangan bahan kimia ramah lingkungan

Ketentuan Penulisan
Naskah yang diikutkan untuk perlombaan karya ilmiah mahasiswa ini harus memperhatikan ketentuan berikut :
1. Bersifat ilmiah, berupa kajian atas tema yang diminta dan bidang kajian yang diambil. Karya bisa merupakan ringkasan hasil penelitian/survei, dan juga bisa didasarkan pada studi pustaka yang mendalam. Karya tersebut adalah gagasan-gagasan orisinil yang dipandang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi dan pemikiran ilmiah.
2. Naskah ditulis dalam format jurnal dengan menggunakan bahasa Indonesia baku sesuai dengan EYD.
3. Setiap naskah ditulis secara berurutan terdiri dari judul, nama penulis, abstrak, kata kunci, isi, dan daftar pustaka.
4.
Judul harus ringkas dan lugas.
5.
Abstrak ditulis antara 100 s/d 150 kata dengan memuat tujuan, metode, dan hasil penelitian (jika naskah berupa hasil penelitian); dan latar belakang masalah, bahasan, dan kesimpulan (jika naskah berupa artikel).
6. Kata kunci maksimal 4 kata yang mencerminkan isi naskah.
7. Isi naskah terdiri dari 6000 s.d. 8000 kata atau 20 s.d. 25 halaman.
8. Karya Tulis diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4, (Font 12, Roman Time Style). Batas pengetikannya sebagai berikut :
  a. Samping kiri 4 cm
  b. Samping kanan 3 cm
  c. Batas atas dan bawah masing-masing 3 cm
  d. Batas pengetikan 3 cm pada bagian bawah
  e. Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 3 spasi, Sub-bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi
9. Judul Bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris bawahi.
10. Naskah ditulis dengan menggunakan footnote (catatan kaki) yang memuat nama penulis, tahun penerbitan, judul buku/majalah/jurnal, kota tempat penerbitan, nama penerbit dan halaman.
  Contoh kutipan buku:
  •  M. Sayuthi Ali, Metodologi Penelitian Agama; Pendekatan Teori dan Praktek , (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2002), p. 10.
  Contoh kutipan jurnal/majalah :
  Ibrahim Abu Bakar, “Scientific and Critical Thinking in al-Ghazali’s Thought” dalam Millah Jurnal Studi Agama, (Yogyakarta: Magister Studi Islam UII, 2002), p. 129.
11. Daftar pustaka disusun secara alfabetis dengan memuat nama penulis, tahun penerbitan, judul buku/majalah/jurnal, kota tempat penerbitan dan nama penerbit.
  Contoh :
  •  Ali, M. Sayuthi, 2002, Metodologi Penelitian Agama; Pendekatan Teori dan Praktek , Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
  Abu Bakar, Ibrahim, 2002, “Scientific and Critical Thinking in al-Ghazali’s Thought” dalam Millah Jurnal Studi Agama, Yogyakarta: Magister Studi Islam UII.
12. Penulis juga harus mencantumkan CV dalam lampiran naskah.
Ketentuan Lomba
1. Peserta adalah Mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang berada dalam jenjang S1 atau D3.
2. Naskah diserahkan dalam bentuk Hard Copy sebanyak 3 eksemplar dan dikumpulkan ke Mbak Nuning atau Pak Wagiyo Loket 4 dan 5 (Beasiswa dan Kemahasiswaan) BAAK Gedung Rektorat UII, Jl. Kaliurang Km 14,5 Sleman Yogyakarta. Naskah juga harus dikirim dalam format MS. Word dan PDF ke alamat E-mail: kang_obit@yahoo.com (menggunakan attachment file ). Bidang sosial menggunakan sampul warna biru, sedangkan bidang eksakta menggunakan sampul warna merah.
3. Naskah diterima paling lambat tanggal 2 Juni 2008. Presentasi naskah tanggal 7 Juni 2008.
4. Naskah yang diterima panitia akan diseleksi oleh tim juri dengan pemisahan bidang sosial dan eksakta. Selanjutnya akan dipilih 5 (lima) naskah terbaik yang berhak untuk dipresentasikan.
5. Hadiah yang dipersiapkan untuk juara masing-masing bidang adalah sebagai berikut:
  Juara I : Rp. 750.000.-
  Juara II : Rp. 600.000.-
  Juara III : Rp. 450.000.-
  Harapan I : Rp. 300.000.-
  Harapan II : Rp. 300.000.-
Categories: Education Tags:

LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA KE-40 TAHUN 2008


Oleh : Laksana Tri Handoko
Senin, 7 April 2008 (18:39 WIB) dari IP 125.160.100.185

” MENUMBUHKAN MINAT REMAJA MENCINTAI IPTEK ”

Kerjasama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan PT Pertamina

PERSYARATAN MENGIKUTI LOMBA

1. Judul bebas (dalam konteks tema)
2. Materi merupakan hasil penelitian yang dilaksanakan dengan metode ilmiah dan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan yang benar[ br]
3. Karya tulis dan karya cipta harus dari hasil penelitian/pengamatan peserta[ br]
4. Peserta Lomba berusia 12 sampai dengan 19 terhitung pada tanggal14 Juli 2008[ br]
5. Peserta Lomba adalah perseorangan atau kelompok (maksimal 3 orang) [ br]
6. Karya tulis yang dikirim harus yang asli disertai tiga rangkap fotokopi, dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba ilmiah tingkat nasional lainnya. [ br]
7. Diketik dengan jarak satu setengah spasi, font Arial size 11, jumlah karya tulis maksimal 15 halaman (termasuk gambar dan lampiran) menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar[ br]
8. Peserta Lomba diwajibkan melampirkan riwayat hidup dan diketahui oleh orangtua atau wali; cantumkan alamat dan nomor telepon yang mudah dihubungi[ br]
9. Karya tulis dan alat peraga yang diperlombakan akan menjadi milik panitia dan dapat disebarluaskan melalui media massa[ br]
10. Karya tulis diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 21 Juni 2008
11. Pada pojok kiri atas sampul pengiriman harus ditulis bidang lomba yang diikuti[ br]
12. Peserta yang terpilih sebagai finalis yang ditetapkan dewan juri akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti presentasi karya tulis dan kegiatan lainnya[ br]
13. Ide, orisinalitas, kualitas isi dan materi, sistematika penyajian, bahasa, dan data pendukung merupakan unsur kriteria penilaian[ br]
14. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat [ /ol]

HADIAH
Masing-masing pemenang mendapatkan beasiswa selama 1 (satu) tahun , piala dan piagam penghargaan
1. Pemenang I: Rp 18.000.000,- (delapan belas juta rupiah)
2. Pemenang II: Rp 12.000.000,- (dua belas juta rupiah)
3. Pemenang III: Rp 9.000.000,- (sembilan juta rupiah)

Bagi finalis yang menghasilkan temuan baru (invensi) akan dinominasikan
dalam International Exhibition for Young Inventor (IEYI) V di Taiwan pada bulan September 2008.

Panitia LKIR Ke-40 Tahun 2008
Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI
Sasana Widya Sarwono Lt.V
Jl. Jend. Gatot Subroto 10
Jakarta Selatan 12710
Telepon 021-52920839/021-5225711 Psw.274,273 dan 276
Fax. 021-52920839, 5251834

Categories: Education Tags:

vanlith,.,.vanlith,.,suasana hari-hari di vanlith


Inilah SMA Ku dulu,.,SMU Pangudi Luhur vanLith Muntilan, terletak di Jalan Kartini No.1 Muntilan,.kalo dilihat dari lokasinya ndesit  memang,.tapi VANLITH adalah sekolah katholik yang terkenal seantero Indonesia. sederhana saja, pada waktu aku daftar, bayangkan lebih dari 1200 pendaftar, tapi yang diterima hanya 160.

,.,.,.,vanlith dan kehidupannya,.,.,

pAGI HARI

kring,.,.kring,.,.kring,.jam 4,30 bel asrama berdering,.,”AYo le,.,tangi le,.wis isuk ki”,.,tangi.,.tangi,.itulah kata-kata bruder yang membangunkan kami di pagi hari,.atau suara sirine bruder dono,.yang memekakkan telinga,.,”duuuuhhh deerrr,.,masi subuh nii”,.bukan cuma itu, suara kunci der jito juga memaksa kami untuk bangun,.,.kelas 1,.,wooww,.,kita masih rajin banged bangun pagi,trus ngantri mandi di kamar mandi,,.yang katanya kamar mandi di vanlith,,.terpanjang de dunia,.hahaha,.,.kalo udah kelas 2,.yah bangunnya ntar2an deh,.,jam 6an.,.kelas tiga,.hahaha,.,boro-boro bangun,.biasanya kelas 3,.,yang udah mulai jadi penjahat asrama  bangun jam setengah 7,.trus makan,.,trus sekolah deh,.biarpun ada yang ga mandi,,

jam 7.00-14.00,.,

renungan pagi dulu,.,biasanya ada kelas yang bertugas renungan pagi dan doa pagi,.yang tentunya berbeda setiap hari,.,.,dibumbuin dikit ma lagu2 dan didengarkan seluruh kelas lewat speaker,.bikin pagi hari ku di vanlith terasa berwarna setiap hari,.,tapi hal aneh terjadi,.pas waktu itu aku kelas 3 kayaknya,.,.eh tuh ruang operator,.tempat biasa doa pagi dan renungan pagi di SABOTASE, emang gara2 kami yang membuat renungan yang menyinggung kebijakan sekolah,.,dan kayaknya nancep tu buat Br, marno.

dI SEKOLAH,.simple ajah,.,. bosen,.cabut aja ke unit tus tidur deh,.,ato ke kantin,.,ato kemana gitu yang penting kita ga ketauan,.namanya anak asrama pinter2 deh cari celah biar ga stress,.,

 

14.00-15.00

waktunya tidur siang,tapi sebagian oknum memanfaatkannya dengan MBODJO, ADA BEBERAPA TEMPAT STRATEGIS BUAT MBODJO DI VANLITH,.,DI depan kelas,.,di kapel,.,di deket aula,.,di pinggir kolam renang,.,di deket perpus,.Tapi jangan aneh2,.,bruder dan suster mengintai,.,.

 

15.00-17.00

Kegiatan sore,.,cukup beragam kegiatan sore di vanlith,.,dan setiap harinya berbeda, sebut saja,.wawasan kebangsaan, kristianitas, humaniora, minat akademik, sidang akademi, minat dan bakat,.dan ga tau nambah apa lagi sekarang,.,jaman gw dulu emang ada beberapa kegiatan yang wjib,.,kalo yang ga wajib atau fkultatif,.,berarti ngga!1,.,mendingan juga tidur deh di unit,.,

17.00-18.00

waktunya TEBAR-TEBAR PESONA,.,INI waktu yang paling tepat buat tbar-tebar pesona,.,biasanya kelas tiga uda ga aaddaa kegiatan sore,.,nah pas banged nih buat mengintai adek-adek kelas,kalo yang ga dapet cw seangkatan,.yang cewe tentunya,.,waktu2 jam segini,.mereka baru pulang kegiatan sore.,.siiippp,.berangkat kita boy ke mami,.yang pasti dlewti ASPI2 pulan gke asrama putri

18.00-19.00,.,waktu studi 1 

puas TP2,.,dan mengincaar,.,ade kelas,.,wktu yang sangat membosankan dimulai,.harusnya belajar,.,tapi kalo males,.ya,.,tidur,.,ato crita2,.,ato maen2 gitu deh,.,dari pada belajar mulu,.,ntar kepinteran deh gw,.,.

19.00 time to dinner,.

ini yang paling ditunggu-tunggu,.,makan malem,.,.,nasting,.ato gelas dan sendok adalah peralatan utamanya,.,biasanya kelo hari kamis dan minggu,.,kita makan daging,.,dan biasanya sebelum jam 7,.,anak2 dah pada masuk ke refter,.,so ga heran tu makanan kelas 1 ato kelas 2 pada ilangan

20.00-21.00

belajar lagi,.,belajar lagi,.,mending tidur dah

21.00

doa,.,.huuh,.,udah mulai ngantuk,.biasanya ada ibadat,.,ato completorium,.,ato taise,.,yahh,.,ok deh der,.,gw doa sambil tidur,.

21.00-tttiiiiiiiiiiittttttttt

BANYAK aktivitas malam hari di vanlith,.sebut saja JAGA MALEM,.,MPE PAGI BUAT KELAS 1,.,.INTINYA CUMA buat jagain vanlith,.,tapi enak juga buat dikerjain,.,biasanya kelas 3 gangguin dengan sedikit hal2 yang berhubuungan dengan SETAN,.vanlith kan terkenal angker banged,.sumaph deh,.,hahahahahahaha

Selain itu,.kalo udah kelas 2 ato kelas 3, buat yang punya masalah ama ade kelasnya ato kakak kelasnya ato seangkatan,.bisa diselesaikan malam2 gini,.,ga mungkin kan ribut2 siang hari,.tempatnya ummm,.,bebas milih deh,.bisa di AULA,.,WC PEZIARAH,.,.LORONG2 KEKEJAMAN,.,hahaha

 

dan yang pastinya jam segini kita biasanya TIDUR,.,ato pada sharing2 tuh,.alo ga soal cw,.,apalagi???

Categories: Memory of Vanlith

ramalan jayabaya,.,copy from (http://blog.adypermadi.com)

April 16, 2008 3 comments

Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.
One day there will be a cart without a horse.

Tanah Jawa kalungan wesi.
The island of Java will be circled by an iron
necklace.

Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.
There will be a boat flying in the sky.

Kali ilang kedhunge.
The river will loose its current.

Pasar ilang kumandhang.
There will be markets without crowds.

Iku tanda yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak.
These are the signs that the Jayabaya era is coming.

 

Bumi saya suwe saya mengkeret.
The earth will shrink.

Sekilan bumi dipajeki.
Every inch of land will be taxed.

Jaran doyan mangan sambel.
Horses will devour chili sauce.

Wong wadon nganggo pakaian lanang.
Women will dress in men’s clothes.

Iku tandane yen wong bakal nemoni wolak-waliking
jaman.
These are the signs that the people and their
civilization have been
turned upside down.

Akeh janji ora ditetepi.
Many promises unkept.

Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe.
Many break their oath.

Manungsa pada seneng nyalah.
People will tend to blame on each other.

Ora ngindahake hukum Allah.
They will ignore God’s law.

Barang jahat diangkat-angkat.
Evil things will be lifted up.

Barang suci dibenci.
Holy things will be despised.

Akeh manungsa mung ngutamake duwit.
Many people will become fixated on money.

Lali kamanungsan.
Ignoring humanity.

Lali kabecikan.
Forgetting kindness.

Lali sanak lali kadang.
Abandoning their families.

Akeh Bapa lali anak.
Fathers will abandon their children.

Akeh anak wani nglawan ibu.
Children will be disrespectful to their mothers.

Nantang bapa.
And battle against their fathers.

Sedulur pada cidra.
Siblings will collide violently.

Kulawarga pada curiga.
Family members will become suspicious of each other.

Kanca dadi mungsuh.
Friends become enemies.

Akeh manungsa lali asale.
People will forget their roots.

Ukuman Ratu ora adil.
The queen’s judgements will be unjust.

Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.
There will be many peculiar and evil leaders.

Akeh kelakuan sing ganjil.
Many will behave strangely.

Wong apik-apik pada kepencil.
Good people will be isolated.

Akeh wong nyambut gawe apik-apik pada krasa isin.
Many people will be too embarrassed to do the right
things.

Luwih utama ngapusi.
Choosing falsehood instead.

Wegah nyambut gawe.
Many will be lazy to work.

Kepingin urip mewah.
Seduced by luxury.

Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.
They will take the easy path of crime and deceit.

Wong bener thenger-thenger.
The honest will be confused.

Wong salah bungah.
The dishonest will be joyful.

Wong apik ditampik-tampik.
The good will be rejected.

Wong jahat munggah pangkat.
The evil ones will rise to the top.

Wong agung kesinggung.
Noble people will be wounded by unjust criticism.

Wong ala kepuja.
Evil doers will be worshipped.

Wong wadon ilang kawirangane.
Women will become shameless.

Wong lanang ilang kaprawirane.
Men will loose their courage.

Akeh wong lanang ora duwe bojo.
Men will choose not to get married.

Akeh wong wadon ora setya marang bojone.
Women will be unfaithful to their husbands.

Akeh ibu pada ngedol anake.
Mothers will sell their babies.

Akeh wong wadon ngedol awake.
Women will engage in prostitution.

Akeh wong ijol bebojo.
Couples will trade partners.

Wong wadon nunggang jaran.
Women will ride horses.

Wong lanang linggih plangki.
Men will be carried in a stretcher.

Randa seuang loro.
A divorcee will be valued at 17 cents.

Prawan seaga lima.
A virgin will be valued at 10 cents.

Duda pincang laku sembilan uang.
A crippled men will be valued at 75 cents.

Akeh wong ngedol ngelmu.
Many will earn their living by trading their
knowledge.

Akeh wong ngaku-aku.
Many will claims other’s merits as their own.

Njabane putih njerone dadu.
It is only a cover for the dice.

Ngakune suci, nanging sucine palsu.
They will proclaim their righteousness despite their
sinful ways.

Akeh bujuk akeh lojo.
Many will use sly and dirty tricks.

Akeh udan salah mangsa.
Rains will fall in the wrong season.

Akeh prawan tuwa.
Many women will remain virgins into their old age.

Akeh randa nglairake anak.
Many divorcees will give birth.

Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne.
Newborns will search for their fathers.

Agama akeh sing nantang.
Religions will be attacked.

Perikamanungsan saya ilang.
Humanitarianism will no longer have importance.

Omah suci dibenci.
Holy temples will be hated.

Omah ala saya dipuja.
They will be more fond of praising evil places.

Wong wadon lacur ing ngendi-endi.
Prostitution will be everywhere.

Akeh laknat.
There will be many worthy of damnation.

Akeh pengkhianat.
There will be many betrayals.

Anak mangan bapak.
Children will be against father.

Sedulur mangan sedulur.
Siblings will be against siblings.

Kanca dadi mungsuh.
Friends will become enemies.

Guru disatru.
Students will show hostility toward teachers.

Tangga pada curiga.
Neighbours will become suspicious of each other.

Kana-kene saya angkara murka.
And ruthlessness will be everywhere.

Sing weruh kebubuhan.
The eyewitness has to take the responsibility.

Sing ora weruh ketutuh.
The ones who have nothing to do with the case will be
prosecuted.

Besuk yen ana peperangan.
One day when there will armagedon.

Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor.
In the east, in the west, in the south, and in the
north.

Akeh wong becik saya sengsara.
Good people will suffer more.

Wong jahat saya seneng.
Bad people will be happier.

Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul.
When this happens, a rice cooker will be said to be an
egret.

Wong salah dianggep bener.
The wrong person will be assumed to be honest.

Pengkhianat nikmat.
Betrayers will live in the utmost of material comfort.

Durjono saya sempurna.
The deceitful will decline even further.

Wong jahat munggah pangkat.
The evil persons will rise to the top.

Wong lugu kebelenggu.
The modest will be trapped.

Wong mulyo dikunjoro.
The noble will be imprisoned.

Sing curang garang.
The fraudulent will be ferocious.

Sing jujur kojur.
The honest will unlucky.

Pedagang akeh sing keplarang.
Many merchants will fly in a mess.

Wong main akeh sing ndadi.
Gamblers will become more addicted to gambling.

Akeh barang haram.
Illegal things will be everywhere.

Akeh anak haram.
Many babies will be born outside of legal marriage.

Wong wadon nglamar wong lanang.
Women will propose marriage.

Wong lanang ngasorake drajate dhewe.
Men will lower their own status.

Akeh barang-barang mlebu luang.
The merchandise will be left unsold.

Akeh wong kaliren lan wuda.
Many people will suffer from starvation and inability
to afford
clothing.

Wong tuku nglenik sing dodol.
Buyers will become more sophisticated.

Sing dodol akal okol.
Sellers will have to use their brains and muscle to do
business.

Wong golek pangan kaya gabah diinteri.
In the way they earn a living, people will be as rice
paddies being
swung around and blown up.

Sing kebat kliwat.
Some will go wild out of control.

Sing telah sambat.
Those who are not ambitious will complaint of being
left behind.

Sing gede kesasar.
The ones on the top will get lost.

Sing cilik kepleset.
The ordinary people will slip.

Sing anggak ketunggak.
The arrogant ones will be impaled.

Sing wedi mati.
The fearful ones will not survive.

Sing nekat mbrekat.
The risk takers will be successful.

Sing jerih ketindhih.
The ones who are afraid of taking the risks will be
crushed under foot.

Sing ngawur makmur,
The careless ones will be wealthy.

Sing ngati-ati ngrintih.
The careful ones will whine about their suffering.

Sing ngedan keduman.
The crazy ones will get their portion.

Sing waras nggagas.
The ones who are mentally and physically healthy will
think wisely.

Wong tani ditaleni.
The farmers will be controlled.

Wong dora ura-ura.
Those who are corrupt will spend their fortune
lavishly.

Ratu ora netepi janji, musna kekuasaane.
The queen who does not keep her promises will lose her
power.

Bupati dadi rakyat.
The leaders will become ordinary persons.

Wong cilik dadi priyayi.
The ordinary people will become leaders.

Sing mendele dadi gede,
The dishonest persons will rise to the top.

Sing jujur kojur.
The honest ones will be unlucky.

Akeh omah ing nduwur jaran.
There will be many people own a house on horseback.

Wong mangan wong.
People will attack other people.

Anak lali bapak.
Children will ignore their fathers.

Wong tuwa lali tuwane.
Parents will not want to take their responsibility as
parents.

Pedagang adol barang saya laris.
Merchants will sell out of their merchandise.

Bandane saya ludes.
Yet, they will lose money.

Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan.
Many people will die from starvation in prosperous
times.

Akeh wong nyekel banda nanging uripe sengsara.
Many people will have lots of money yet, be unhappy in
their lives.

Sing edan bisa dandan.
The crazy one will be beautifully attired.

Sing bengkong bisa nggalang gedong.
The insane will be able to build a lavish estate.

Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil.
The ones who are fair and sane will suffer in their
lives and will be
isolated.

Ana peperangan ing njero.
There will be internal wars.

Timbul amarga para pangkat akeh sing pada salah paham.
As a result of misunderstandings between those at the
top.

Durjana saya ngambra-ambra.
The numbers of evil doers will increase sharply.

Penjahat saya tambah.
There will be more criminals.

Wong apik saya sengsara.
The good people will live in misery.

Akeh wong mati jalaran saka peperangan.
There will be many people die in a war.

Kebingungan lan kobongan.
Others will be disoriented, and their property burnt.

Wong bener saya tenger-tenger.
The honest will be confused.

Wong salah saya bungah-bungah.
The dishonest will be joyful.

Akeh banda musna ora karuan lungane.
There will be disappearance of great riches.

Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan
sababe.
There will be disappearance of great titles, and jobs.

Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram.
There will be many illegal goods.

Bejane sing lali, bejane sing eling.
There will be many babies born without fathers.

Nanging sauntung-untunge sing lali.
Those people who forget God’s Will may be happy on
earth.

Isih untung sing waspada.
But those who are remember God’s will are destined to
be happier still.

Angkara murka saya ndadi.
Ruthlessness will become worse.

Kana-kene saya bingung.
Everywhere the situation will be chaotic.

Pedagang akeh alangane.
Doing business will be more difficult.

Akeh buruh nantang juragan.
Workers will challenge their employers.

Juragan dadi umpan.
The employers will become bait for their employees.

Sing suwarane seru oleh pengaruh.
Those who speak out will be more influential.

Wong pinter diingar-ingar.
The wise ones will be ridiculed.

Wong ala diuja.
The evil ones will be worshipped.

Wong ngerti mangan ati.
The knowledgeable ones will show no compassion.

Banda dadi memala.
The pursuit of material comfort will incite crime.

Pangkat dadi pemikat.
Job titles will become enticing.

Sing sawenang-wenang rumangsa menang.
Those who act arbitrarily will feel as if they are the
winners.

Sing ngalah rumangsa kabeh salah.
Those who act wisely will feel as if everything is
wrong.

Ana Bupati saka wong sing asor imane.
There will be leaders who are weak in their faith.

Patihe kepala judi.
Their vice regent will be selected from among the
ranks of the
gamblers.

Wong sing atine suci dibenci.
Those who have a holy heart will be rejected.

Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat.
Those who are evil, and know how to flatter their
boss,will be
promoted.

Pemerasan saya ndadra.
Human exploitation will be worse.

Maling lungguh wetenge mblenduk.
The corpulent thieves will be able to sit back and
relax.

Pitik angkrem saduwurane pikulan.
The hen will hacth eggs in a carrying pole.

Maling wani nantang sing duwe omah.
Thieves will not be afraid to challenge the target.

Begal pada ndugal.
Robbers will dissent into greater evil.

Rampok pada keplok-keplok.
Looters will be given applause.

Wong momong mitenah sing diemong.
People will slander their caregivers.

Wong jaga nyolong sing dijaga.
Guards will steel the very things they are to protect.

Wong njamin njaluk dijamin.
Guarantors will ask for collateral.

Akeh wong mendem donga.
Many will ask for blessings.

Kana-kene rebutan unggul.
Everybody will compete for personal victory.

Angkara murka ngombro-ombro.
Ruthlessness will be everywhere.

Agama ditantang.
Religions will be questioned.

Akeh wong angkara murka.
Many people will be greedy for power, wealth and
position.

Nggedeake duraka.
Rebelliousness will increase.

Ukum agama dilanggar.
Religious law will be broken.

Perikamanungsan di-iles-iles.
Human rights will be violated.

Kasusilan ditinggal.
Ethics will left behind.

Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi.
Many will be insane, cruel and immoral.

Wong cilik akeh sing kepencil.
Ordinary people will be segregated.

Amarga dadi korbane si jahat sing jajil.
They will become the victims of evil and cruel
persons.

Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit.
Then there will come a queen who is influential.

Lan duwe prajurit
She will have her own armies.

Negarane ambane sapra-walon.
Her country will measured one-eighth the circumference
ofthe world.

Tukang mangan suap saya ndadra.
The number of people who commit bribery will increase.

Wong jahat ditampa.
The evil ones will be accepted.

Wong suci dibenci.
The innocent ones will be rejected.

Timah dianggep perak.
Tin will be thought to be silver.

Emas diarani tembaga.
Gold will be thought to be copper.

Dandang dikandakake kuntul.
A rice cooker will be thought to be an egret.

Wong dosa sentosa.
The sinful ones will be safe and live in tranquility.

Wong cilik disalahake.
The poor will be blamed.

Wong nganggur kesungkur.
The unemployed will be rooted up.

Wong sregep krungkep.
The diligent ones will be forced down.

Wong nyengit kesengit.
The people will seek revenge against the fiercely
violent ones.

Buruh mangluh.
Workers will suffer from overwork.

Wong sugih krasa wedi.
The rich will feel unsafe.

Wong wedi dadi priyayi.
People who belong to the upper class will feel
insecure.

Senenge wong jahat.
Happiness will belong to evil persons.

Susahe wong cilik.
Trouble will belong to the poor.

Akeh wong dakwa dinakwa.
Many will sue each other.

Tindake menungsa saya kuciwa.
Human behaviour will fall short of moral
enlightenment.

Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih
lan disenengi.
Leaders will discuss and choose which countries are
their favourites
and
which ones are not.

Wong Jawa kari separo,
The Javanese will remain half.

Landa-Cina kari sejodo.
The Dutch and the Chinese each will remain a pair.

Akeh wong ijir, akeh wong cethil.
Many become stingy.

Sing eman ora keduman.
The stingy ones will not get their portion.

Sing keduman ora eman.
The ones who receive their portion will be generous.

Akeh wong mbambung.
Street beggars will be everywhere.

Akeh wong limbung.
Bewildered persons will be everywhere.

Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka.

These are the signs that the people and their
civilization have been
turned upside down

Categories: Uncategorized